Belakangan ini, berbagai jenis sponge cake-based dessert semakin populer dan viral di media sosial. Dari Korean lunch box cake yang aesthetic, Japanese fluffy pancakes yang super lembut, hingga sponge cake roll ala bakery premium, semua jenis kue ini memiliki satu kesamaan: teksturnya yang ringan, lembut, dan mengembang sempurna.
Banyak orang mencoba membuatnya di rumah, tetapi sering kali hasilnya tidak sesuai harapan—kue terlalu padat, tidak mengembang, atau cepat kering.
Sebenarnya, rahasia sponge cake yang sempurna terletak di penggunaan cake emulsifier.
Dalam dunia baking profesional, cake emulsifier adalah bahan penting yang membantu menciptakan sponge cake dengan tekstur yang stabil, empuk, dan tahan lama. Tanpa bahan ini, adonan bisa sulit mengembang sempurna, terutama jika dicampur dengan teknik yang kurang tepat.
Apa Itu Cake Emulsifier?
Cake emulsifier adalah bahan tambahan pangan yang berfungsi untuk mengikat lemak dan air dalam adonan kue, sehingga menghasilkan tekstur yang lebih lembut, stabil, dan mengembang sempurna.
Dalam pembuatan sponge cake, emulsifier membantu mengoptimalkan proses pengocokan adonan, memastikan udara terperangkap dengan baik, dan mencegah kue menjadi terlalu padat atau mudah kering.
Manfaat utama cake emulsifier:
- Membantu adonan mengembang lebih baik
- Menjaga kelembapan sponge cake agar tidak cepat kering
- Mempercepat proses mixing dan menghemat tenaga
- Meningkatkan stabilitas adonan selama pemanggangan
Karena manfaatnya yang luar biasa, cake emulsifier adalah bahan yang sering digunakan oleh bakery profesional maupun rumahan untuk menciptakan sponge cake yang lembut, fluffy, dan konsisten dalam setiap produksi.
Emulsifier dalam Berbagai Produk Makanan

Selain untuk sponge cake, emulsifier banyak digunakan dalam berbagai jenis makanan untuk meningkatkan tekstur, stabilitas, dan daya simpan. Berikut beberapa kategori makanan yang menggunakan emulsifier:
- Makanan bayi
- Makanan yang dipanggang
- Makanan sereal
- Produk diet
- Produk permen karet
- Snack
- Bahan dasar minuman ringan
- Makanan untuk olahraga
- Produk olahan kentang
- Makanan kesehatan dan farma
- Selai dan produk olahan
- Mie
- Margarin dan mentega
- Bumbu
- Lemak dan minyak
Cara Kerja Cake Emulsifier dalam Adonan Kue
Saat membuat sponge cake, biasanya kita mengocok telur, gula, dan bahan cair lainnya hingga mengembang sebelum menambahkan tepung dan lemak (mentega atau minyak). Masalah yang sering terjadi adalah:
- Adonan tidak stabil – Udara yang terperangkap dalam adonan mudah keluar, sehingga kue kurang mengembang.
- Lemak dan cairan tidak bercampur sempurna – Ini dapat menyebabkan tekstur kue menjadi kasar atau berminyak.
- Kue mudah kering atau bantat – Jika adonan tidak stabil, hasil akhirnya bisa jauh dari ekspektasi.
Di situasi ini, cake emulsifier bekerja dengan:
- Menstabilkan adonan agar lemak dan cairan bisa bercampur sempurna.
- Mengoptimalkan pengocokan telur sehingga lebih banyak udara yang terperangkap dalam adonan.
- Meningkatkan volume dan kelembutan pada sponge cake.
- Mencegah kue cepat kering dengan mempertahankan kelembapan lebih lama.
Jenis-Jenis Cake Emulsifier yang Umum Digunakan
Ada berbagai macam cake emulsifier yang tersedia di pasaran, masing-masing dengan karakteristik dan fungsi yang berbeda. Berikut beberapa jenis yang paling umum digunakan dalam pembuatan sponge cake:
1. Lecithin
- Sumber: Biasanya berasal dari kedelai atau kuning telur
- Fungsi: Membantu mencampurkan lemak dengan air, meningkatkan kelembutan kue
- Penggunaan: Sering ditemukan dalam cokelat, margarin, dan adonan kue
- Sumber: Hasil pemrosesan lemak alami
- Fungsi: Menjaga stabilitas emulsi dalam adonan, mencegah pemisahan bahan
- Penggunaan: Digunakan dalam margarin, krim kocok, dan produk roti
- Sumber: Sintetis
- Fungsi: Mengikat minyak dan air dengan baik, membantu tekstur kue tetap lembut
- Penggunaan: Digunakan dalam makanan olahan dan industri bakery
Spongolit®: Contoh Cake Emulsifier untuk Hasil Optimal
Di antara berbagai contoh cake emulsifier, produk Spongolit® banyak digunakan karena keunggulannya dalam meningkatkan aerasi, volume, dan tekstur sponge cake.
Spongolit® tersedia dalam tiga varian utama: 450, 460, dan 542, masing-masing dengan karakteristik yang berbeda.
Spongolit® 450 memiliki aerasi cepat dan volume tinggi, menghasilkan sponge cake yang ringan tetapi agak kasar, ideal untuk penggunaan rumahan.
Spongolit® 460 juga memiliki aerasi cepat, tetapi volumenya sedang dan teksturnya lebih halus, cocok untuk kue yang lebih lembut.
Sementara itu, Spongolit® 542 menawarkan aerasi sedang dengan tekstur elastis dan toleransi lemak lebih tinggi, menjadikannya pilihan universal untuk berbagai jenis kue, termasuk Swiss roll dan pound cake.
Berikut perbandingan ketiga varian Spongolit®:
Dengan memilih Spongolit® 450, 460, atau 542, pembuat kue bisa menyesuaikan emulsifier sesuai dengan kebutuhan resep dan hasil akhir yang diinginkan.
Secara keseluruhan, cake emulsifier adalah bahan penting dalam dunia baking yang membantu menciptakan sponge cake dengan tekstur sempurna. Dari berbagai pilihan, Spongolit® 450, 460, dan 542 menjadi solusi andalan bagi para pembuat kue yang ingin memastikan hasil terbaik. Temukan solusi Anda bersama Bahtera di sini.