Food and Beverages FLAVOUR ENHANCER

Ethyl Maltol

Ethyl Maltol

Deskripsi singkat

Penguat rasa (pyranone) berbasis Ethyl Maltol, berfungsi sebagai penguat rasa dan aroma manis-karamel (flavour enhancer) pada formulasi permen dan konfeksioneri, produk bakery, dan minuman berperisa.

Aplikasi & keunggulan

Senyawa golongan piranon — analog etil dari maltol, dikenal industri sebagai penguat aroma manis/karamel.
Digunakan pada dosis sangat rendah sebagai pemodifikasi profil rasa, bukan sebagai pemanis.
Tersedia dari stok lokal PT Bahtera Adi Jaya dengan lead time lebih singkat dibanding impor langsung.
Didukung dokumen teknis lengkap (COA, MSDS/SDS) dan bantuan formulasi dari tim technical sales.
Spesifikasi teknis
Brand
Anhui Jinhe
Grade / Value
Food grade.
Klasifikasi
Flavour Enhancer / Aroma Chemical (pyranone)
Tampilan
Bubuk kristal padat berwarna putih
Kemasan
25 kg
Sertifikasi
Halal Certificate
Pertanyaan umum
Apa itu Ethyl Maltol dan untuk apa digunakan?

Penguat rasa (pyranone) berbasis Ethyl Maltol, berfungsi sebagai penguat rasa dan aroma manis-karamel (flavour enhancer) pada formulasi permen dan konfeksioneri, produk bakery, dan minuman berperisa. Produk anhui jinhe, dan kemasan 25 kg. Ethyl Maltol dipasok di Indonesia oleh PT Bahtera Adi Jaya.

Berapa kemasan dan minimum order Ethyl Maltol?

Ethyl Maltol tersedia dalam kemasan 25 kg. Minimum order mengikuti satuan kemasan tersebut; untuk kebutuhan rutin bervolume besar, tim sales kami dapat menyusun skema pengiriman berkala.

Apakah tersedia dokumen COA, MSDS, dan dukungan teknis?

Ya. Setiap pengiriman disertai Certificate of Analysis (COA) dan Material Safety Data Sheet (MSDS/SDS) sesuai batch produksi. Untuk kebutuhan dokumen regulatori lain (mis. sertifikat halal atau spesifikasi khusus), silakan hubungi tim sales kami.

Minta penawaran harga

Lengkapi form di bawah, tim sales kami akan menghubungi Anda dalam 1 hari kerja.

Respon ≤ 1 hari kerja
Kota tidak ditemukan, coba kata kunci lain
Situs ini dilindungi reCAPTCHA. Data Anda hanya digunakan untuk keperluan follow-up sales.